Perusahaan teknologi dari Cina, Xiaomi disebut meraih nilai tertinggi pada hal keamanan produk IoT. Hal ini diperoleh perusahaan besutan Lei Jun tersebut asal laporan bertajuk “The Contemporary Use of Vulnerability Disclosure Report” oleh Internet of Things Security Foundation (IoTSF)

Berdasarkan laporan tersebut, Xiaomi termasuk pada perusahaan teknologi yang memiliki akuntabilitas terbaik pada mempubilkasikan laporan tentang celah kerentanan cybersecurity mereka. Hal ini untuk memastikan komitmen perusahaan buat mengakui Jika mereka memiliki celah kerentanan dan berupaya buat menanganinya.

IOT

Xiaomi sendiri berada dalam “daftar hijau” laporan IoTSF beserta dengan 20 perusahaan lainnya mirip Google, Microsoft, Siemens, Bosch, LG, dan Panasonic. Hal ini berarti Xiaomi tidak hanya lolos tes dasar, tetapi juga lolos pengujian tambahan dari IoTSF.

Founder & Direktur Pelaksana IoTSF John Moor sendiri memberikan, bahwa misi berasal IoTSF ialah buat mendorong produk IoT aman ketika dihubungkan menggunakan internet. oleh karena itu, IoTSF kemudian membangun pencerahan serta menjalin kerja sama menggunakan berbagai brand IoT buat memprioritaskan keamanan pengguna dam mengawasi naiknya ancaman cybersecurity di perangkat IoT.

“Xiaomi adalah model baik atas brand yang bertanggung jawab pada memenuhi hal tersebut sekaligus berfokus pada hal keamanan produk IoT,” kata John Moor dalam keterangannya, melansir berasal Merdeka.com, Kamis (9/12/2021).

IoTSF pun menyebut bahwa Xiaomi sudah mempublikasikan Vulnerable Disclosure Policy secara berkala Dari tahun 2019. Selain itu, Xiaomi jua dikatakan sudah bersikap transparan dalam mematuhi prinsip keamanan di semua tahap dari siklus hidup produk.

Tidak hanya itu, Xiaomi jua telah menciptakan platform artificial intelligence internet of things (AIoT) terbesar di global, menggunakan lebih asal 374,5 juta perangkat pintar yang terhubung dengan platform ini. Jumlah tersebut pun tidak termasuk smartphone serta laptop per 30 Juni 2021.

Di Juli 2021, salah satu produk Xiaomi yaitu Mi 360° Home Security Camera 2K mendapatkan sertifikasi Kitemark™ Certification for Residential IoT Devices berasal British Standard Institution (BSI). Selain itu, Xiaomi pula memperoleh sertifikasi Kitemark™ Certification for Secure Digital Applications untuk aplikasi Xiaomi Home guna memastikan keamanan data pengguna.

 

Baca Juga :

1. ALIBABA CLOUD PERKENALKAN KOMPUTASI AWAN UNTUK MASYARAKAT GO DIGITAL

2. KOMINFO JALANKAN PROGRAM PENGEMBANGAN UNTUK TALENTA DIGITAL DI 2022

3. BRIN DUKUNG ASEAN UNTUK BUAT PETA JALAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI AI