![]() |
Judul Buku | :Studi Kelayakan Ekonomi Proyek Agribisnis Dengan Perluasan Lingkungan Dan Sosial |
| Penulis | :-Zahari Zen
-M. Afif Shahputra Zen -Ratna Permatasari Zen |
|
| Layout | : – | |
| Desain Cover | : – | |
| Editor | : – | |
| Fakultas | : Pasca Sarjana | |
| Jenis Buku | : Buku Ajar | |
| Tahun terbit | : 2024 | |
| No Isbn | : Dalam Proses | |
| Abstrak | : Download |
SINOPSIS
Belum banyak literatur yang membahas nilai-nilai lingkungan dan sosial dalam studi kelayakan. Kami mengusulkan berbagai teknik kuantifikasi untuk mengevaluasi biaya dan manfaat tidak hanya ekonomi tetapi juga lingkungan dan sosial. Kami menyajikannya dengan cara yang praktis dan dapat diterapkan untuk membantu pembaca memahami konsep internalisasi nilai-nilai sumber daya alam dan lingkungan (SDAL) serta nilai-nilai sosial budaya.
Mengukur secara moneter nilai SDAL tidaklah mudah , karena tidak semua aspek SDAL dapat dinilai dengan rupiah. SDAL tidak terpisahkan dari sistem penyangga kehidupan, seperti sinar matahari, udara, air, siklus nutrisi, cuaca, dan iklim yang saling kait-mengait satu dengan lainnya. Oleh karena itu, SDAL tidak boleh dinilai rendah hanya karena tidak dapat mengikuti mekanisme pasar, penawaran, dan permintaan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam penilaian untuk mencegah terjadinya kerusakan pada sistem penyangga kehidupan.
Demikian pula mengukur aspek sosial budaya tidak pula mudah, tetapi dengan memegang prinsip saling menguntungkan, diharapkan proyek dapat menghindari potensi konflik dengan masyarakat sekitar proyek, bahkan dengan pembangunan yang adil, keduanya dapat tumbuh bersamaan. Teknik kuantifikasi masalah sosial budaya disederhanakan dengan menggunakan pendekatan ekonomi dan finansial. Pendekatan ekonomi menetapkan asumsi perhitungan biaya dan manfaat berdasarkan kepentingan masyarakat, sementara pendekatan finansial berdasarkan kepentingan investor. Kami juga menyajikan ringkasan hasil studi mengenai dampak sosial ketika aspek sosial budaya tidak dimasukkan dalam pertimbangan dalam studi kelayakan, sehingga terjadi konflik yang sangat serius dengan masyarakat sekitar.
Studi kelayakan tidak hanya berlaku pada tahap awal perencanaan pembangunan, tetapi juga berlaku untuk industri yang sedang berjalan. Untuk meningkatkan kinerja ekonomi dan lingkungan hidup dengan mengoptimalkan proses produksi, mengurangi pemborosan sumber daya air, energi, dan bahan, serta mengurangi pencemaran lingkungan. Kami menyajikan hasil studi efisiensi dan produksi bersih dalam industri pengolahan kelapa sawit di Sumatera Utara.
