Dukung pengembangan layanan kesehatan FUJIFILM melalui program kolaborasi dengan rumah Sakit Univesitas Indonesia (RSUI) serta JICA (Japan International Cooperation Agency) buat pertama kalinya pada Indonesia menghadirkan instalasi mobile digital X-ray dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yaitu FDR Nano.
FDR Nano ini pun hadir pada rangka mendukung acara pengembangan serta pelayanan kesehatan di RSUI. Dukung pengembangan layanan kesehatan teknologi ini disebut dapat membantu para energi kesehatan buat melakukan diagnosa terhadap beberapa penyakit mirip fibrosis, kalsifikasi, atelektasis, dan sebagainya melalui foto rontgen.
FDR Nano diluncurkan buat menjawab pertarungan foto rontgen pasien yang selama ini harus dilakukan menggunakan indera yang besar pada ruangan eksklusif, sebagai akibatnya pasien diharuskan menempuh bepergian ke tempat tinggal sakit terdekat dan berpindah ke ruangan khusus.
Maka dengan FDR Nano yg merupakan mobile digital X-ray, indera ini dapat mudah dipindahkan sebagai akibatnya pasien tidak perlu berpindah daerah. saat yang diambil buat merogoh foto rontgen pun lebih cepat, dengan akibat yg sempurna serta seksama.
Managing Director FUJIFILM Asia Pasifik Haruto Iwata yg hadir pada instalasi perdana FDR Nano pun menyambut baik peluncuran teknologi berbasis AI ini pada Indonesia. Haruto menuturkan, bahwa FDR Nano adalah hasil asal bepergian panjang FUJIFILM di bidang kesehatan.
“Berasal banyak sekali belahan dunia termasuk Asia Pasifik sudah mengapresiasi keliru satu penemuan unggulan yg dihadirkan FUJIFILM ini. Kami sangat bersyukur dan bangga bisa memperkenalkan solusi ini buat pertama kalinya di tempat tinggal sakit universitas terkemuka di Indonesia, yakni RSUI,” kata Haruto Iwata pada sambutannya, melansir berasal Medcom.id, Senin (21/3/2022).
FUJIFILM sebagai perusahaan teknologi terdepan dalam perawatan kesehatan yg komprehensif pun terus berupaya buat menghadirkan majemuk inovasi guna memenuhi kebutuhan warga Indonesia. oleh karena itu, FUJIFILM Indonesia bertekad buat membantu menaikkan akses layanan kesehatan di RSUI Depok, Jawa Barat.
Inisiatif FUJIFILM Indonesia pun sejalan menggunakan visi serta misi dari RSUI, yaitu untuk sebagai tempat tinggal sakit pendidikan berkelas dunia pada tahun 2030, menyelenggarakan pendidikan interprofesional bidang kesehatan yg komprehensif, serta bisa menyelenggarakan pelayanan kesehatan yg paripurna.
“Kami sangat suka dengan terobosan teknologi alat sinar-x terbaru yang dihadirkan oleh FUJIFILM Indonesia. Instalasi indera inovatif di rumah sakit kami akan sangat mendukung layanan kesehatan yg diberikan buat para pasien,” istilah Direktur primer RSUI Dr.dr. Astuti Giantini, Sp.PK(K), MPH.
Astuti juga memberikan bahwa instalasi FDR Nano di RSUI lebih jauh mampu menaikkan pelayanan oleh energi kesehatan di RSUI, sebagai akibatnya kedepannya mampu menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan kesehatan pada Indonesia semakin canggih, cepat, dan simpel diperoleh rakyat.
FUJIFILM sendiri menjadi perusahaan teknologi telah mencatat sejarah panjang pada mendukung penemuan pada bidang perawatan kesehatan. Berawal berasal pembuatan film x-ray di 1936 lalu, kini FUJIFILM telah menghadirkan teknologi perawatan kesehatan di semua aspek, mulai dari pencegahan, diagnosis, hingga pengobatan. Tidak hanya itu, FUJIFILM sekarang pula berfokus di pengembangan teknologi berbasis AI buat bisa mendukung diagnosis dokter, dengan memanfaatkan teknologi pemrosesan data gambar yang canggih sehingga pelayanan kesehatan pun bisa ditingkatkan.