Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) jalin kerja sama dengan Binokular Media primer, yg ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman. Kolaborasi ini pun dilakukan pada rangka memperkuat industri big data pada Indonesia.
Koordinator APJII Muhammad Arif pun memberikan, nota kesepahaman ini adalah langkah awal kolaborasi yg efektif, efisien, serta berkesinambungan agar rakyat bisa lebih dekat menggunakan big data. Selain itu, Arif sendiri memberikan bahwa internet sekarang menyediakan data yg luar biasa besar , sehingga perlu dikelola agar dapat bermanfaat.
Big data sendiri ialah sekumpulan data yang mempunyai volume sangat besar , dan terdiri atas data terstruktur dan semi terstruktur yg volumenya terus berkembang seiring menggunakan berjalannya waktu. Big data juga merupakan pengembangan dari database di umumnya, tetapi menggunakan volume yang jauh lebih besar dan data yg lebih variatif.
“Big data mampu memprediksi kecenderungan warga , serta menggunakan big data contohnya kita bisa tahu warga Jakarta sedang terkena flu. oleh karena itu, bisa kita manfaatkan buat kesehatan, bisa juga kita maksimalkan buat pendidikan, dan penting buat penguatan ekonomi digital serta pemberdayaan UMKM,” papar Arif dalam keterangannya, melansir asal Liputan6.com, Selasa (sepertiga/2022).
Sementara CEO Binokular Media primer Sapto Anggoro menyampaikan bahwa pihaknya sendiri sudah memanfaatkan big data buat kebutuhan riset, monitoring, pemberitaan, hingga konsultasi media. kolaborasi ini pun kemudian membuka jalan untuk kepentingan yang lebih luas terkait big data itu sendiri.